PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN MAHASISWA TAHUN 2023


IAI Syekh Maulana Qori Bangko mengadakan pelatihan kewirausahaan mahasiswa tahun 2023. Pelatihan yang diberikan kepada mahasiswa ini adalah pelatihan membuat piring lidi sawit. Pelatihan kewirausahaan ini bekerjasama dengan pelatih pembuatan lidi sawit yang bersertifikat yang juga merupakan penggiat UMKM di Kabupaten Merangin. (10 Juni 2023)

Pelatihan ini diikuti oleh 70 orang mahasiswa Islam IAI Syekh Maulana Qori Bangko dan dibuka oleh Wakil Rektor III IAI Syekh Maulana Qori Bangko Bapak Ahmadi, S.Pd.I., M.M.

Dalam sambutannya, Ahmadi, S.Pd.I., M.M.mengajak mahasiswa IAI Syekh Maulana Qori Bangko untuk menjadikan dunia kewirausahaan sebagai pilihan dalam menjalani hidup dan memberikan motivasi kepada para mahasiswa, calon pengusaha muda agar mulai berwirausaha, sehingga terlahir kaum intelektual muslim mandiri dan entrepreneur muslim sejati.

Untuk menjadi orang sukses dalam berbisnis harus memiliki kemauan yang tinggi, sungguh-sungguh, pantang menyerah, terus belajar dari kegagalan. Ahmadi, S.Pd.I., M.M. meyakinkan semua mahasiswanya agar memiliki peluang yang sama untuk menjadi pengusaha sukses.

“Yang menyebabkan tidak sukses itu malu, manja, gengsi. Hilangkan semuanya, berani memulai dan mencoba jauh lebih penting daripada tidak sama sekali untuk menjadi pengusaha sukses. Rintislah berbisnis sejak dini agar setelah selesai kuliah sudah mantap berwirausaha dengan memiliki penghasilan sendiri, bukan dari orang tua. Untuk itu, dibutuhkan keberanian dalam mengasah bakat dan minatnya, hingga berani menjalankan usahanya. Walapun gagal, bangkit dari kegagalan,” jelasnya.

Adanya pelatihan ini menjadi penting dalam menggali, membina dan meningkatkan keterampilan soft skills maupun hard skills mahasiswa. “Hari ini kita ikut pelatihan membuat piring lidi sawit. Mudah-mudahan kedepannya ada Lembaga inkubator bisnis di tingkat Institut yang bisa memajang hasil karya pengusaha muda yang berusaha untuk menyediakan lapak-lapak, sehingga ikhtiar mewujudkan entrepreneur muslim sejati menjadi kenyataan,” harapannya.

Dalam pemaparannya, Ahmadi, S.Pd.I., M.M., menjelaskan tentang pentingnya ruang kekuatan entrepreneurship pada ruang eksistensi, karya, pengakuan dan penghargaan. Kehadiran mahasiswa sebagai kelas menengah dengan priviledge khusus mulai dari akses pengetahuan, skill, sampai sumberdaya harus menjadi pertimbangan modalitas bagi pengembangan entrepreneurship di kalangan mahasiswa.

“Yang membedakan mahasiswa dengan kelompok sosial lain, pemuda, santri, wanita adalah tingkat literasinya dari segi pengetahuan, keterampilan, jaringan, sampai teknologi. Entrepreneurship di kalangan mahasiswa harus didorong pada model khusus yang melebihi kelompok sosial lainnya.” paparnya.

Menurutnya, entrepreneurship mahasiswa perlu didorong pada jenis bisnis yang memiliki leveraging factor “atau daya ungkit bagi entitas lain seperti UKM. Atau memiliki nilai tambah yang tinggi seperti produk inovatif. Sehingga secara jangka panjang meningkatkan keinovasian di masyarakat,” jelasnya.

Ketua Himpunan Mahasiswa IAI Syekh Maulana Qori Bangko Muhammad Ikrom menyampaikan pelatihan kewirausahaan ini dilaksankan selama satu hari yang diikuti oleh 70 orang mahasiswa. Sebelumnya dilakukan pendafataran tangal dibuka dari tanggal 05 sampai 09 Juni 2023.

“Kegiatan kewirausahaan setiap tahun dilakukan. Alhamdulillah untuk tahun ini melibatkan mahasiswa semester 2 IAI Syekh Maulana Qori Bangko ,” paparnya.

Tujuannya, agar terlahir pengusaha muda di kampus, “Yang dapat memanfaatkan keterampilannya untuk mendapatkan penghasilan. Dengan harapan dapat memajukan kampus, meningkatkan pemahaman bisnis digital, strategi bisnis, spirit bisnis Islam,” optimisnya.

Leave a Reply