Tiga Dosen IAI SMQ Bangko Menjadi Peserta Short Course PKDP 2023

Tiga dosen terpilih dari Institut Agama Islam (IAI) Syekh Maulana Qori Bangko mengikuti Short Course Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) Kemenag RI tahun 2023 yang bertempat di Hotel BW Luxury Jambi dari tanggal 14 Agustus hingga 19 Agustus 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sulthan Thaha Jambi dan diikuti oleh 80 peserta yang berasal dari IAIN Kerinci, Perguruan Tinggi Kopertais Wilayah XIII Jambi dan Kopertais Wilayah II Jawa Barat. Diantara 80 peserta tersebut, tiga diantaranya berasal dari IAI SMQ Bangko yakni Darni, M.Pd, Muhammad Amin, M.Pd.I dan Jarullah, S.H.I., M.H.

Kegiatan Short Course PKDP ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dosen pemula pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) agar lebih professional dalam melaksanakan tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi. Secara lebih khusus dijelaskan oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (DIKTIS) Ahmad Zainul Hamdi melalui kemenag.go.id, bahwa PKDP memiliki beberapa tujuan, diantaranya adalah: 1) meningkatkan kompetensi pedagogik dalam mengampu pembelajaran, 2) pembinaan karir dosen dalam mencapai jabatan tertinggi, 3) pengembangan keilmuan melalui penulisan karya ilmiah, 4) moderasi beragama dan semangat kebangsaan.
Acara PKDP ini dibuka langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI secara serentak melalui aplikasi Zoom Meeting pada Selasa (15/8/2023). Pada acara pembukaan tersebut, Muhammad Ali Ramdhani selaku Dirjen Pendis mengungkapkan bahwa PKDP adalah wahana untuk memperkuat profesionalitas dosen PTK. Beliau juga mengungkapkan bahwa dosen yang professional adalah dosen yang secara konsisten melaksanakan 5 nilai budaya kerja, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

Dr. Rafiqoh Ferawati, SE., M.EI, selaku ketua panitia dan Wakil Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi juga menyampaikan antusiasmenya kepada para peserta Short Course, “Kami sangat senang melihat partisipasi aktif para dosen mengikuti kegiatan Short Course ini. Kami percaya kegiatan ini akan memberikan dampak yang signifikan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan Tinggi di Indonesia”. Ujar beliau dalam komentarnya.

Kegiatan PKDP dilaksanakan dengan durasi waktu selama 60 hari dengan jumlah 200 jam pelajaran yang terdiri dari kegiatan Inservis Training I, Job Training, dan Inservice Training II. Sesi Inservice Training I berlangsung selama enam hari yakni dari tanggal 14 Agustus hingga 19 Agustus 2023. Sesi kedua yakni Job Training yang akan dilaksanakan selama 52 hari, dimulai dari tanggal 21 agustus hingga 19 oktober 2023 dalam bentuk pendampingan pembelajaran, penilaian, dan penulisan artikel ilmiah secara online. Kemudian pada sesi terakhir yakni Inservice Training II dilaksanakan selama dua hari dengan bentuk kegiatan presentasi dan ekspose proyek hasil pendampingan melalui zoom meeting.

Beberapa materi yang harus diikuti oleh para peserta Short Course diantaranya adalah: 1) perencanaan pembelajaran, 2) model-model pembelajaran, 3) evaluasi pembelajaran, 4) prosedur dan teknik penyusunan artikel ilmiah, 5) dasar-dasar komunikasi pembelajaran, 6) media pembelajaran era 4.0, 7) pembelajaran jarak jauh (PJJ), 8) jabatan fungsional dosen dan angka kreditnya, 9) penguatan moderasi beragama. Materi-materi tersebut sangat dibutuhkan oleh para dosen sebagai bekal dalam mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam mengimplementasikan tugas-tugas akademik.

Selain untuk meningkatkan kompetensi dosen, PKDP ini juga menjadi syarat wajib untuk mendapatkan sertifikat dosen (serdos). Hal ini sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Dr. Dian Mursyidah, M.Ag. selaku kepala LPM UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, bahwa peserta diharapkan untuk dapat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik, karena PKDP ini sekaligus menjadi syarat penentu kelulusan sertifikasi dosen.

Leave a Reply